merbabubabubabu...
tanggal 25-28 januari yang lalu gw dan 5 teman gw jalan2 ke gunung merbabu. gunung itu letaknya di dekat magelang, sebelah utara jogja, di sebelah selatan semarang. gunung merbabu merupakan "pasangan" dari gunung merapi karena memang memiliki 1 lembah yang berhimpitan.
perjalanan dimulai pada malam hari, kamis malam, saat itu hujan turun dengan derasnya di jakarta. gw yang baru pulang les foto langsung packing dan menuju ke rumah hotang. disana kami akan bertemu dengan aday dan budi, dua teman dari psiko dan ekonomi ui. setelah bertemu dengan aday dan budi, kami berempat menuju ke rumah hanny, ngga jauh dari situ. setelah dilihat, ternyata hannynya belom dateng, jadi terpaksa nunggu sebentar. setelah hanny datang, kami langsung berangkat.
perjalanan ke kaki gunung merbabu dilakukan dengan mobil panther B 8405 RZ yang setia, awalnya dikemudikan oleh aday dengan co-pilot budi. setelah sampai di daerah cirebon, maka driver bergulir ke gw. gw duduk di depan sama hotang, ngobrol ngalor-ngidul. nah di tengah jalan ada lagu keren abis, judulnya "kucing garong". ni lagu kayaknya melegenda banget di jawa tengah, banyak yang request. dari aransemen dan liriknya lagu ini sangat berpotensi menggusur SMS, Miskol dan Jablay yang saat ini sedang digandrungi oleh banyak orang, sayangnya lagu ini dalam bahasa jawa-cirebonan.
pagi-pagi kami sampai di salatiga. disini kami berhenti untuk makan soto (ternyata ngga enak), dan aday dengan lihaynya memilih makan nasi padang. betapa kecewanya kami melihat nasi padang yang begitu menggiurkan.. Ketika gw lagi makan datanglah si Didik (kobir) yang baru sampai naik bus dari solo. lengkaplah tim kami dan langsung menuju ke kaki gunung di desa Genikan.
Hanny, sebagai penunjuk arah ternyata masih ingat dengan letak desa dan rumah penduduk meskipun terakhir mendaki merbabu di tahun 2000. begitu sampai, aday dan budi menunaikan sholat jumat dengan bahasa jawa yang sama sekali tidak dimengerti mereka! setelah sholat, perjalanan lanjut ke rumah bapak Sam. disana kami diberi makan siang sayur buncis yang rasanya luar biasa, dan pada malam harinya kami packing dan berangkat.
perjalanan dimulai pada pukul 8.30 kami meninggalkan rumah dan mengunci mobil, lalu mulai menanjak. jalur yang dilalui adalah jalur desa genikan, yang secara geografis dekat sekali dengan jalur wekas yang lebih umum dikenal. awalnya adalah kebun sayur, lalu masuk ke hutan pinus. di hutan ini hanny batuk parah, mungkin terancam bronkithis, lalu menyatakan tidak sanggup melanjutkan. gw dan budi mengantar hanny balik ke rumah, lalu menyusul teman-teman lainnya diatas, 2 kali nanjak cuy!
selanjutnya kami mengikuti petunjuk dari hanny. peristiwanya legendaris banget, udah kaya guru kungfu yang mo koid trus ngasi pesan terakhir ke murid2nya, lucu-lucu tapi kasian juga namanya juga sakit kan.. nah petunjuknya itu diinterpretasikan berbeda2 oleh kami, jadinya ketika masuk daerah yang lebih tinggi kami bingung. untunglah ada rombongan dari jakarta juga yang mendaki dari wekas. kami mengikuti di belakang mereka, sayangnya perjalanan mereka luama banget! ada cewenya dan jumlah orangnya belasan, jadinya kami terpaksa mengikuti tempo yang sangat amat memboroskan waktu itu.
kami tiba di pos 2, di perhutani pukul 2 malam. rencananya mo bikin kopi n siap2 untuk naik lagi. ternyata langit tiba2 mendung, maka kami buka tenda. setelah tendanya jadi ternyata langit kembali cerah! alhasil kami tergoda untuk tidur di tenda sampai pagi. ternyata tidurpun adalah kegiatan menyiksa saat suhu berkisar 3-5 derajad celcius. duingin buanget!!
jam 5 kami berangkat lagi, lalu menyusuri mata air hingga tiba di helipad pukul 9 pagi, saat itu angin berhembus pelan, cuacanya sangat bagus dan terlihat puncak-puncak gunung seperti gunung sindoro-sumbing, lawu dan slamet. terlihat juga menara komunikasi TNI di salah satu punggungan bukit dekat situ. perjalanan lanjut ke pertigaan puncak mermong dan syarif. disana kami masak, menunya tempe goreng dan mi goreng. makanannya enak, sayang sambelnya pedes banget! gara2 didik nih! gw yang jadi chef malah ngga doyan makan hehe..
perjalanan lanjut ke puncak mermong, 3171 mdpl.. disana foto sebentar lalu kebawah lagi. panas banget. waktu menunjukkan pukul 12.30. puncaknya batu, tapi sayangnya tertutup kabut tebal, jadi view gn.merapi yang dinantikan ternyata tidak terlihat.
perjalanan turun agak tersendat, pertama kakinya budi sakit, kedua aday sudah lemas dan sering terpeleset. ketiga, kami nyasar di bawah deket hutan pinus. maksudnya ingin ke desa genikan tapi jalan yang dilalui ternyata berbeda dari semalam. sempet panik juga tapi ngga masalah ketika ketemu warga dan ditunjukkan jalan pulang.
sampai dibawah, kami siap2 siap untuk pulang ke jogja, namun kami juga bersama 1 orang cewe yang nyasar, jadi harus diantar dulu ke wekas supaya ketemu rombongannya yang lain. perjalanan ke jogja, hanny yang nyetir, jadi ngga kerasa. sampai di jogja makan sebentar di pasar sentul, lalu nginep di rumah gw..
bangunnya pada siang! jam 11 kami cabut dari rumah, lalu keliling sebentar di jogja, lalu lanjut ke jakarta! di perjalanan mampir di sedayu, rumahnya didik. disana ketemu orangtuanya, lalu main di kali progo (cabang) di belakang rumahnya. wet n fun! setelah itu kembali ke mobil dan berangakat.
perjalanan pulang nyetirnya gantian lagi, sempet berhenti di purwokerto untuk membeli kaset "kucing garong"! lalu perjalanan lanjut dan sampai di jakarta jam 4 pagi, dianter ke rumah masing-masing..
paginya gw baru nyadar kalo kaki gw belang n muka gw ngelotok kaya habis peeling di salon! duh next time harus pake celana panjang dan sunblok!!
perjalanan dimulai pada malam hari, kamis malam, saat itu hujan turun dengan derasnya di jakarta. gw yang baru pulang les foto langsung packing dan menuju ke rumah hotang. disana kami akan bertemu dengan aday dan budi, dua teman dari psiko dan ekonomi ui. setelah bertemu dengan aday dan budi, kami berempat menuju ke rumah hanny, ngga jauh dari situ. setelah dilihat, ternyata hannynya belom dateng, jadi terpaksa nunggu sebentar. setelah hanny datang, kami langsung berangkat.
perjalanan ke kaki gunung merbabu dilakukan dengan mobil panther B 8405 RZ yang setia, awalnya dikemudikan oleh aday dengan co-pilot budi. setelah sampai di daerah cirebon, maka driver bergulir ke gw. gw duduk di depan sama hotang, ngobrol ngalor-ngidul. nah di tengah jalan ada lagu keren abis, judulnya "kucing garong". ni lagu kayaknya melegenda banget di jawa tengah, banyak yang request. dari aransemen dan liriknya lagu ini sangat berpotensi menggusur SMS, Miskol dan Jablay yang saat ini sedang digandrungi oleh banyak orang, sayangnya lagu ini dalam bahasa jawa-cirebonan.
pagi-pagi kami sampai di salatiga. disini kami berhenti untuk makan soto (ternyata ngga enak), dan aday dengan lihaynya memilih makan nasi padang. betapa kecewanya kami melihat nasi padang yang begitu menggiurkan.. Ketika gw lagi makan datanglah si Didik (kobir) yang baru sampai naik bus dari solo. lengkaplah tim kami dan langsung menuju ke kaki gunung di desa Genikan.
Hanny, sebagai penunjuk arah ternyata masih ingat dengan letak desa dan rumah penduduk meskipun terakhir mendaki merbabu di tahun 2000. begitu sampai, aday dan budi menunaikan sholat jumat dengan bahasa jawa yang sama sekali tidak dimengerti mereka! setelah sholat, perjalanan lanjut ke rumah bapak Sam. disana kami diberi makan siang sayur buncis yang rasanya luar biasa, dan pada malam harinya kami packing dan berangkat.
perjalanan dimulai pada pukul 8.30 kami meninggalkan rumah dan mengunci mobil, lalu mulai menanjak. jalur yang dilalui adalah jalur desa genikan, yang secara geografis dekat sekali dengan jalur wekas yang lebih umum dikenal. awalnya adalah kebun sayur, lalu masuk ke hutan pinus. di hutan ini hanny batuk parah, mungkin terancam bronkithis, lalu menyatakan tidak sanggup melanjutkan. gw dan budi mengantar hanny balik ke rumah, lalu menyusul teman-teman lainnya diatas, 2 kali nanjak cuy!
selanjutnya kami mengikuti petunjuk dari hanny. peristiwanya legendaris banget, udah kaya guru kungfu yang mo koid trus ngasi pesan terakhir ke murid2nya, lucu-lucu tapi kasian juga namanya juga sakit kan.. nah petunjuknya itu diinterpretasikan berbeda2 oleh kami, jadinya ketika masuk daerah yang lebih tinggi kami bingung. untunglah ada rombongan dari jakarta juga yang mendaki dari wekas. kami mengikuti di belakang mereka, sayangnya perjalanan mereka luama banget! ada cewenya dan jumlah orangnya belasan, jadinya kami terpaksa mengikuti tempo yang sangat amat memboroskan waktu itu.
kami tiba di pos 2, di perhutani pukul 2 malam. rencananya mo bikin kopi n siap2 untuk naik lagi. ternyata langit tiba2 mendung, maka kami buka tenda. setelah tendanya jadi ternyata langit kembali cerah! alhasil kami tergoda untuk tidur di tenda sampai pagi. ternyata tidurpun adalah kegiatan menyiksa saat suhu berkisar 3-5 derajad celcius. duingin buanget!!
jam 5 kami berangkat lagi, lalu menyusuri mata air hingga tiba di helipad pukul 9 pagi, saat itu angin berhembus pelan, cuacanya sangat bagus dan terlihat puncak-puncak gunung seperti gunung sindoro-sumbing, lawu dan slamet. terlihat juga menara komunikasi TNI di salah satu punggungan bukit dekat situ. perjalanan lanjut ke pertigaan puncak mermong dan syarif. disana kami masak, menunya tempe goreng dan mi goreng. makanannya enak, sayang sambelnya pedes banget! gara2 didik nih! gw yang jadi chef malah ngga doyan makan hehe..
perjalanan lanjut ke puncak mermong, 3171 mdpl.. disana foto sebentar lalu kebawah lagi. panas banget. waktu menunjukkan pukul 12.30. puncaknya batu, tapi sayangnya tertutup kabut tebal, jadi view gn.merapi yang dinantikan ternyata tidak terlihat.
perjalanan turun agak tersendat, pertama kakinya budi sakit, kedua aday sudah lemas dan sering terpeleset. ketiga, kami nyasar di bawah deket hutan pinus. maksudnya ingin ke desa genikan tapi jalan yang dilalui ternyata berbeda dari semalam. sempet panik juga tapi ngga masalah ketika ketemu warga dan ditunjukkan jalan pulang.
sampai dibawah, kami siap2 siap untuk pulang ke jogja, namun kami juga bersama 1 orang cewe yang nyasar, jadi harus diantar dulu ke wekas supaya ketemu rombongannya yang lain. perjalanan ke jogja, hanny yang nyetir, jadi ngga kerasa. sampai di jogja makan sebentar di pasar sentul, lalu nginep di rumah gw..
bangunnya pada siang! jam 11 kami cabut dari rumah, lalu keliling sebentar di jogja, lalu lanjut ke jakarta! di perjalanan mampir di sedayu, rumahnya didik. disana ketemu orangtuanya, lalu main di kali progo (cabang) di belakang rumahnya. wet n fun! setelah itu kembali ke mobil dan berangakat.
perjalanan pulang nyetirnya gantian lagi, sempet berhenti di purwokerto untuk membeli kaset "kucing garong"! lalu perjalanan lanjut dan sampai di jakarta jam 4 pagi, dianter ke rumah masing-masing..
paginya gw baru nyadar kalo kaki gw belang n muka gw ngelotok kaya habis peeling di salon! duh next time harus pake celana panjang dan sunblok!!

0 Comments:
Post a Comment
<< Home