Sunday, December 10, 2006

Ikut PDKM?

Leadership and learning are indispensable to each other.
(JFK )

Kalau teman-teman perhatikan, di kampus sudah banyak publikasi tentang PDKM (Pelatihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa). Ada banyak selebaran, poster dan banner yang teman-teman bisa baca. PDKM tahun ini adalah yang ketiga kalinya diadakan oleh Senat sebagai media bagi mahasiswa untuk mengetahui seluk-beluk organisasi kemahasiswaan khususnya di Fakultas Psikologi. Tidak hanya tahu, teman-teman ditantang untuk mampu berorganisasi secara optimal di dunia kemahasiswaan.

Ah udah ngerti, paling isinya gitu-gitu aja..

Saya yakin banyak dari teman-teman sudah punya pengalaman berorganisasi. Mungkin ada yang pernah aktif di ekskul SMA, OSIS, kegiatan keagamaan, klub-klub hobi atau olahraga. Atau mungkin pernah jadi Event Organizer (EO), mulai dari acara kecil-kecilan sampai acara besar yang punya nama di Jakarta.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa kepemimpinan tidak dibawa sejak lahir, tapi dilatih dan terus dilatih. Mengutip perkataan almarhum presiden AS, JF Kennedy “Leadership and learning are indispensable to each other”, untuk memiliki sebuah nilai kepemimpinan, seseorang haruslah sadar bahwa untuk berlatih dan terus berlatih adalah mutlak bagi kepemimpinan yang optimal, tidak hanya sebagai pengetahuan, tapi juga sebagai life-skill yang siap diterapkan dalam tiap detik hidup kita.

Percuma kita berbangga akan pengetahuan dan pengalaman masa lalu tanpa memikirkan masa depan. Kita hidup di dunia yang dinamis, tidak ada yang tetap, semua berubah! Berhenti pada kebanggaan akan pengetahuan di masa lalu akan membuat kita tertinggal, dunia membutuhkan pemimpin yang bukan sekedar tahu, tapi yang up-to-date, yang selalu dalam kondisi siap memimpin, well-upgraded, dan kuncinya adalah latihan!



Training Organisasi? Kaya LDK-LDKan gitu ya?

Saya punya pengalaman berharga sewaktu PDKM 2005. Saya berangkat tanpa modal apa-apa tentang kemahasiswan di UI. Saya tidak tahu apa itu Senat, apa itu BPM, dan apa yang bisa saya didapatkan di dunia itu. Saya tertarik ikut karena rasa ingin tahu yang besar tentang dunia yang akan saya jalani sampai saya lulus kuliah. Disana saya mendapatkan hal baru, inspirasi yang tidak bisa dibaca dari tulisan atau ditonton lewat video. Seeing is believing! Saya melihat tentang bagaimana potensi saya dan teman-teman disana dibuka, saya menjadi tahu bahwa inilah waktu saya untuk beraktualisasi, memanfaatkan potensi diri dan talenta yang kita miliki untuk kemajuan diri dan dunia di sekitar kita.

Banyak orang-orang “hebat” dan berpengalaman yang memberikan petunjuk, tips dan paradigma baru untuk survive di dunia kemahasiswaan. Saya diajar untuk menjadi lebih baik dalam memimpin diri sendiri dan orang lain, membina relasi dengan orang lain, berbicara di depan orang banyak, bernegosiasi dengan orang “sulit”, dan merencanakan masa depan dengan ilmu yang kita miliki. Dan semuanya tidak hanya didengar, tapi juga dilakukan!

Sepulang dari PDKM, saya masuk dalam proses magang senat, saya masuk dalam bidang Rekreasi, Seni, dan Olahraga Bersama. Magang membuat saya berkesempatan melihat dunia kemahasiswaan dari dalam, sebagai “ingroup” yang waktu itu diberi kesempatan membuat event Senat “Edu Goes to School”. Para peserta magang membuat acara edukatif-sosial, mengaplikasikan ilmu psikologi pada masyarakat di sebuah SD di Depok. Kegiatan ini merupakan sebuah pengalaman berharga dengan berbekal PDKM.

Dari pengalaman yang saya dapatkan di Senat Mahasiswa, PDKM dan magang merupakan bekal penting, sebagai batu loncatan, sebagai “after-burner” yang membuat saya terbuka pada pengalaman baru, siap menghadapi tantangan dan selalu ingin lebih baik dalam hal kepemimpinan.

PDKM selalu berusaha memberikan yang terbaik dan lebih baik lagi dari setiap pelaksanaannya. PDKM tahun ini mengangkat tema Creative Revolution. Sedikit memberi bocoran, teman-teman akan dibuka tentang paradigma kreatifitas. Being a leader is good, being a creative leader is much more better! Ada skill-skill tentang kreatifitas dalam Communication, Event Oganizing dan Conflict Resolution yang bisa teman-teman dapatkan dari pembicara-pembicara yang mumpuni di bidangnya!

Plus ada 2 acara seru yang ada dan hanya ada di PDKM yaitu Outbond dan Simulasi Pemilihan Ketua Senat Mahasiswa! Sebuah pengalaman dimana kita merasakan ceria, tegang, serius, kagum, takut, nekat, yang dapat menguji nyali, nalar dan kreatifitas kita untuk think out of the box!

Hidup ini terdiri dari banyak pilihan, dan pilihan kita menentukan masa depan kita. Tidak hanya untuk yang berminat untuk aktif di kemahasiswaan, PDKM memberikan leadership skill untuk semua yang terbuka pada pengalaman dan pengetahuan baru, dan ini adalah pilihan, I think therefore I am, I choose therefore I succeed!

Sekedar mengingatkan, PDKM terbuka untuk semua mahasiswa, tapi kapasitas terbatas untuk 50 mahasiswa saja. Jadi kalau teman-teman siap menjadi pemimpin dengan soul “Creative Revolution”, segeralah mendaftar karena seorang pemimpin takkan pernah rela terlambat!

I hear and I forget
I see and I remember
I do and I understand
(Confucius 450 B.C.)

Arnoldus Vigara
Peserta PDKM – Magang Senat 2005
BPH Senat “I Will Fly” – SIGMA 2005/2006
Wakil Ketua Senat 2006/2007 “Berpikir Luas Bertindak Nyata”

0 Comments:

Post a Comment

<< Home