23 April 2006
Waktu gw n temen gw lagi ada di ketinggian 19ribu kaki diatas permukaan laut, kita ngobrolin tentang penemuan-penemuan aneh di dunia. Berhubung sekarang beberapa pemandangan yang bisa kita lihat adalah awan awan dan awan, maka pikiran dan kita berdua mengawang-awang di atas batas realitas..
Diawali dari teman gw yang menganggap bahwa pesawat terbang adalah fenomena, invensi manusia yang sulit dipercaya. Dia bilang bahwa hebat banget manusia bisa bikin benda segede dan seberat ini bisa terbang..
Trus gw nyamber dengan bilang bahwa ada beberapa materia yang tidak bisa dikuasai manusia pada jaman dahulu kala.. Kalo sokrates bilang bahwa ada 4 materi dasar, air, api, tanah dan udara, maka tantangan pada jaman ini adalah kecepatan, gravitasi, waktu dan ketiadaan..
Obrolan kami memang singkat namun, dari obrolan itu kami mennyadari beberapa hal yang menarik..
Manusia jaman sekarang selalu membicarakan kecepatan, ketika manusia menyadari bahwa ada perbedaan antara waktu yang diperlukan untuk menempuh variabel tertentu, manusia mulai membicarakan kecepatan. Ahli kimia membicarakan kecepatan laju reaksi, orang fisika membicarakan kecepatan ayunan konisnya, ekonomi bicara kecepatan perputaran uang, sosiologi membicarkan kecepatan mobilitas sosial, komputer membicarakan kecepatan transfer data, dan psikologi punya kecepatan respon terhadap stimulus. Kecepatan berusaha dicapai oleh manusia, diperlombakan dan pemenang pasti mendapatkan penghargaan. Dari olimpiade sampai dengan ICSA dan 3G award tentunya tidak jauh dari kecepatan itu sendiri...
Mengenai gravitasi, seperti kekaguman teman saya terhadap manusia yang ingin melawan gravitasi, gw mencoba meliha bahwa gravitasi diasosiasikan seperti kodrat dan apabila problematika kita tak terpecahkan, kita kembali kepada kodrat kita.. Wanita memiliki kodrat sebagai perawat dan pemeliharan keluarga, hal ini sama dengan gravitasi yang membuat manusia dan benda-benda ada di bumi akan kembali ke tanah dengan pasti.. Melawan gravitasi adalah usaha manusia untuk menjawab tantangan, dan menyingkirkan hambatan-hambatan, misalnya kalo di darat transportasi tidak bisa menembus gunung berapi, namun diatas sana kita bisa bebas bepergian tanpa ada halangan. gravitasi yang terkalahkan membuat manusia makin hebat, dirinya merasa menjadi aves yang bisa mengamati sejauh padangannya dari udara.. Namun manusia harus sadar bahwa konsekuesi melawan gravitasi adalah gravitasi itu sendiri, pesawat stall (keadaan tidak seimbang) adalah salah satunya. Dengan demikian kreasi dari manusialah yang harus dipacu untuk menujukan determinasinya terhadap prestasi..
Selanjutnya adalah waktu... WAktu sampai dengan saat ini masih belum bisa dikalahkan oleh manusia.. dan jika suatu saat manusia dapat mengalahkan waktu, itu merupakan revolusi terbesar manusia, tapi apakah manusia secerdas itu?? bayangkan saja kalau manusia bisa kembali jaman sebelum masehi, bukan tidak mungkin keajaiban-keajaiban yang kita yakini mengenai konsep ketuhanan adalah hasil karya manusia sendiri.. dengan demikian manusialah penyelamat manusia. dalam bukunya, eric fromm menuliskan manusia yang menjadi Tuhan. Dengan penemuan yang mampu mengalahkan waktu, maka segalanya menjadi mungkin, dan Tuhan menjadi tidak mungkin ada..
Mengenai ketiadaan... KEtiadaan merupakan seuatu kondisi yang terjadi dimana suatu eksistensi, suatu materi tampak menjadi tiada. hal ini berbeda dengan konsep bahwa energi tidak dapat musnah, atau disebut kekekalan energi.. ketiadaan mencoba menantang "keadaan" dengan cara melenyapkan, bukan menghancurkan dan mengurai namun meniadakan sesuatu. Dalam beberapa novel dan film yang beredar belakangan ini, konsep antimateri dan juga anti-god menjadi marak sebagai senjata pemusnah massal yang paling dinanti-nanti oleh beberapa kalangan... JIka hal ini berhasil ditemukan, atau mungkin sudah ditemukan, jika berhasil dimanfaatkan, bukan tidak mungkin akan terjadi akhir dunia seketika itu juga..
sadarlah bahwa tekologi dan penemuan adalah untuk menjadikan hidup manusia lebih baik, baik menurut siapa? kebaikan yang dibawa oleh mata seorang bayi..
Diawali dari teman gw yang menganggap bahwa pesawat terbang adalah fenomena, invensi manusia yang sulit dipercaya. Dia bilang bahwa hebat banget manusia bisa bikin benda segede dan seberat ini bisa terbang..
Trus gw nyamber dengan bilang bahwa ada beberapa materia yang tidak bisa dikuasai manusia pada jaman dahulu kala.. Kalo sokrates bilang bahwa ada 4 materi dasar, air, api, tanah dan udara, maka tantangan pada jaman ini adalah kecepatan, gravitasi, waktu dan ketiadaan..
Obrolan kami memang singkat namun, dari obrolan itu kami mennyadari beberapa hal yang menarik..
Manusia jaman sekarang selalu membicarakan kecepatan, ketika manusia menyadari bahwa ada perbedaan antara waktu yang diperlukan untuk menempuh variabel tertentu, manusia mulai membicarakan kecepatan. Ahli kimia membicarakan kecepatan laju reaksi, orang fisika membicarakan kecepatan ayunan konisnya, ekonomi bicara kecepatan perputaran uang, sosiologi membicarkan kecepatan mobilitas sosial, komputer membicarakan kecepatan transfer data, dan psikologi punya kecepatan respon terhadap stimulus. Kecepatan berusaha dicapai oleh manusia, diperlombakan dan pemenang pasti mendapatkan penghargaan. Dari olimpiade sampai dengan ICSA dan 3G award tentunya tidak jauh dari kecepatan itu sendiri...
Mengenai gravitasi, seperti kekaguman teman saya terhadap manusia yang ingin melawan gravitasi, gw mencoba meliha bahwa gravitasi diasosiasikan seperti kodrat dan apabila problematika kita tak terpecahkan, kita kembali kepada kodrat kita.. Wanita memiliki kodrat sebagai perawat dan pemeliharan keluarga, hal ini sama dengan gravitasi yang membuat manusia dan benda-benda ada di bumi akan kembali ke tanah dengan pasti.. Melawan gravitasi adalah usaha manusia untuk menjawab tantangan, dan menyingkirkan hambatan-hambatan, misalnya kalo di darat transportasi tidak bisa menembus gunung berapi, namun diatas sana kita bisa bebas bepergian tanpa ada halangan. gravitasi yang terkalahkan membuat manusia makin hebat, dirinya merasa menjadi aves yang bisa mengamati sejauh padangannya dari udara.. Namun manusia harus sadar bahwa konsekuesi melawan gravitasi adalah gravitasi itu sendiri, pesawat stall (keadaan tidak seimbang) adalah salah satunya. Dengan demikian kreasi dari manusialah yang harus dipacu untuk menujukan determinasinya terhadap prestasi..
Selanjutnya adalah waktu... WAktu sampai dengan saat ini masih belum bisa dikalahkan oleh manusia.. dan jika suatu saat manusia dapat mengalahkan waktu, itu merupakan revolusi terbesar manusia, tapi apakah manusia secerdas itu?? bayangkan saja kalau manusia bisa kembali jaman sebelum masehi, bukan tidak mungkin keajaiban-keajaiban yang kita yakini mengenai konsep ketuhanan adalah hasil karya manusia sendiri.. dengan demikian manusialah penyelamat manusia. dalam bukunya, eric fromm menuliskan manusia yang menjadi Tuhan. Dengan penemuan yang mampu mengalahkan waktu, maka segalanya menjadi mungkin, dan Tuhan menjadi tidak mungkin ada..
Mengenai ketiadaan... KEtiadaan merupakan seuatu kondisi yang terjadi dimana suatu eksistensi, suatu materi tampak menjadi tiada. hal ini berbeda dengan konsep bahwa energi tidak dapat musnah, atau disebut kekekalan energi.. ketiadaan mencoba menantang "keadaan" dengan cara melenyapkan, bukan menghancurkan dan mengurai namun meniadakan sesuatu. Dalam beberapa novel dan film yang beredar belakangan ini, konsep antimateri dan juga anti-god menjadi marak sebagai senjata pemusnah massal yang paling dinanti-nanti oleh beberapa kalangan... JIka hal ini berhasil ditemukan, atau mungkin sudah ditemukan, jika berhasil dimanfaatkan, bukan tidak mungkin akan terjadi akhir dunia seketika itu juga..
sadarlah bahwa tekologi dan penemuan adalah untuk menjadikan hidup manusia lebih baik, baik menurut siapa? kebaikan yang dibawa oleh mata seorang bayi..

0 Comments:
Post a Comment
<< Home