UAS & Tugas
seminggu ini kampus gw uas, jadwalnya
senin - Psychology of Learning
selasa - kosong
rabu - kosong (should be Organizational Behavior)
kamis - kosong
jumat - educational psychology & Theories of Personality
*minggu depannya masih ada loh!!
dalam 5 hari ada 3 mata kuliah yang diujikan tapi ketara banget pihak akademik fakultas tidak mempertimbangkan pemilihan hari. ed psy dijadiin satu sama personality, wow, kemaren pas ujian keliatan banget muka anak2 pulang ujian pada kusut, ngga jelas, ngga semangat, paling mentok senyum2 ga jelas..
pas sore2nya, ada beberapa temen gw ngobrol di H3, abis ngerjain tugas n ada juga yang abis sholat maghrib. mereka itu cowo2 psiko, pada ketawa ngakak ngga ketulungan, gw pikir ini pasti katarsis besar-besaran! ngobrolnya sih ngga penting mulai dari masa kecil sampe ngobrolin hal-hal aneh pas lagi sholat di mesjid, gw yang ngga ngerti juga ampe ketawa ngeliat mereka ketawa-ketawa!
balik ke ujian. emang semester ini ujiannya cuma sedikit. ada beberapa mata kuliah seperti org behavior, kesehatan mental, dan perilaku ekonomi yang ngga ada uasnya, dan ini dikompensasi dengan adanya tugas kelompok.
nah, jelekny:
pihak fakultas ngga mikirin tentang proses belajar untuk memaksimalkan prestasi. dengan adanya beberapa mata kuliah yang ngga ada UASnya, seharusnya ini memberikan kelonggaran untuk penyusunan jadwal UAS. kenyataanya uas dilaksanakan dengan urutan yang mudah ditebak, disesuaikan dengan hari kuliah, atau paling tidak disesuaikan dengan kapan dosen bisa datang untuk ujian. ini di satu sisi ngga salah, namun fakultas seharusnya memikirkan adanya kelonggaran dan adanya celah untuk perubahan jadwal ujian guna mendongkrak prestasi mahasiswanya.
mungkin beberapa mahasiswa tidak mengeluh, namun hal ini terasa banget untuk sebagian besar mahasiswa yang penguasaan ilmunya terbatas. sayang sekali.
beberapa tugas sengaja dikumpulkan pada saat UAS dan hal ini membuat mahasiswa menjadi terpikat pada prokrastinasi. hal ini sangat merugikan mahaiswa sendiri. contohnya adalah tugas kesehatan mental yang sudah diberikan 1 bulan sebelumnya, dan sampai dengan 2 hari dari dateline, masih banyak yang belum selesai. implikasinya adalah mahasiwa jadi terhambat dalam belajar karena harus mengerjakan tugas. gimana ya caranya supaya ngga prokrastinasi...?
minggu depan masih ada UAS psisos (bentuk essay bebas), dan STATSISTIK, harus memupuk self-efficacy dari sekarang nih....!!!
senin - Psychology of Learning
selasa - kosong
rabu - kosong (should be Organizational Behavior)
kamis - kosong
jumat - educational psychology & Theories of Personality
*minggu depannya masih ada loh!!
dalam 5 hari ada 3 mata kuliah yang diujikan tapi ketara banget pihak akademik fakultas tidak mempertimbangkan pemilihan hari. ed psy dijadiin satu sama personality, wow, kemaren pas ujian keliatan banget muka anak2 pulang ujian pada kusut, ngga jelas, ngga semangat, paling mentok senyum2 ga jelas..
pas sore2nya, ada beberapa temen gw ngobrol di H3, abis ngerjain tugas n ada juga yang abis sholat maghrib. mereka itu cowo2 psiko, pada ketawa ngakak ngga ketulungan, gw pikir ini pasti katarsis besar-besaran! ngobrolnya sih ngga penting mulai dari masa kecil sampe ngobrolin hal-hal aneh pas lagi sholat di mesjid, gw yang ngga ngerti juga ampe ketawa ngeliat mereka ketawa-ketawa!
balik ke ujian. emang semester ini ujiannya cuma sedikit. ada beberapa mata kuliah seperti org behavior, kesehatan mental, dan perilaku ekonomi yang ngga ada uasnya, dan ini dikompensasi dengan adanya tugas kelompok.
nah, jelekny:
pihak fakultas ngga mikirin tentang proses belajar untuk memaksimalkan prestasi. dengan adanya beberapa mata kuliah yang ngga ada UASnya, seharusnya ini memberikan kelonggaran untuk penyusunan jadwal UAS. kenyataanya uas dilaksanakan dengan urutan yang mudah ditebak, disesuaikan dengan hari kuliah, atau paling tidak disesuaikan dengan kapan dosen bisa datang untuk ujian. ini di satu sisi ngga salah, namun fakultas seharusnya memikirkan adanya kelonggaran dan adanya celah untuk perubahan jadwal ujian guna mendongkrak prestasi mahasiswanya.
mungkin beberapa mahasiswa tidak mengeluh, namun hal ini terasa banget untuk sebagian besar mahasiswa yang penguasaan ilmunya terbatas. sayang sekali.
beberapa tugas sengaja dikumpulkan pada saat UAS dan hal ini membuat mahasiswa menjadi terpikat pada prokrastinasi. hal ini sangat merugikan mahaiswa sendiri. contohnya adalah tugas kesehatan mental yang sudah diberikan 1 bulan sebelumnya, dan sampai dengan 2 hari dari dateline, masih banyak yang belum selesai. implikasinya adalah mahasiwa jadi terhambat dalam belajar karena harus mengerjakan tugas. gimana ya caranya supaya ngga prokrastinasi...?
minggu depan masih ada UAS psisos (bentuk essay bebas), dan STATSISTIK, harus memupuk self-efficacy dari sekarang nih....!!!

0 Comments:
Post a Comment
<< Home